Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Kabupaten Pati bersama empat daerah lainnya di Jawa Tengah, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Purworejo ditunjuk pilot project atau percontohan program Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman).

Daerah-daerah tersebut ditunjuk menjadi percontohan karena memiliki banyak tanaman herbal yang dapat diolah menjadi aneka jamu. Bahkan, minum jamu telah membudaya di Jawa Tengah dan dinilai aman.

Kepala BPOM Pusat, Taruna Ikrar menilai, tanaman obat herbal bisa menembus pasar nasional bahkan pasar global. Sehingga, program pengembangan jamu di Jawa Tengah harus mendapatkan dukungan.

Dalam agenda Kick Off Idaman di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Selasa (9/6/2026), Taruna Ikrar menambahkan program Idaman menjadi upaya BPOM dalam menjaga citra serta kepercayaan masyarakat pada jamu.

Upaya itu menjadi tantangan lantaran masih adanya risiko peredaran obat berbahan ilegal dalam kandungan jamu sebagaimana hasil pengawasan BPOM.

Ia mengungkapkan, dari sampling dan pengujian terhadap 11.654 produk obat bahan alam dan suplemen kesehatan yang dilakukan BPOM pada 2025, sebanyak 206 produk terbukti mengandung bahan kimia obat.

Tak hanya itu, dalam patroli siber yang dilakukan BPOM, juga ditemukan lebih dari 39.000 penjualan obat bahan alam ilegal atau tidak memenuhi ketentuan.

Di wilayah Semarang sendiri, BPOM menemukan 147 item obat-bahan alam yang diduga mengandung bahan kimia obat dan atau tanpa izin edar sebanyak 13.263 pieces.

Cederai Reputasi Jamu Indonesia... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler