Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, SemarangKetua DPRD Jateng Sumanto tegas membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi MBG. Ia juga mengaku tak mengenal dan membantah memiliki keterkaitan dengan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya yang juga jadi tersangka di kasus tersebut.

”Informasi yang beredar itu sama sekali tidak benar. Soal MBG kan sepenuhnya kewenangan pusat. Saya juga tidak kenal dengan Pak Sony Sanjaya," ujarnya.

Sebelumnya, muncul 26 nama politisi dan pejabat yang dituding masuk dalam pusaran kasus korupsi MBG, yakni soal masalah penentuan titik SPPG di sejumlah daerah.

Nama Ketua DPRD Jateng dan Jatim masuk dalam daftar yang beredar di media sosial serta WhatsApp. Spekulasi itu muncul setelah Sony melalui kuasa hukumnya menyebutkan, siap menjadi justice collaborator dan bakal membuka nama-nama lain yang terlibat.

Sumanto menjelaskan, pelaksanaan program MBG merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui lembaga yang ditunjuk. Oleh karenanya, tudingan yang menyasar pada dirinya tak berdasar.

Ia juga terkejut, jabatan Ketua DPRD Jateng turut dikaitkan dalam kasus korupsi MBG yang kini jadi sorotan publik. Sumanto menilai, pencatutan penyebutan jabatannya dalam narasi yang beredar tak berdasar pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sumanto mengaku tak pernah berkomunikasi maupun memiliki hubungan kerja dengan Sony Sonjaya. Ia pun menilai tuduhan itu sebatas spekulasi tanpa disertai bukti yang jelas.

Mantan Ketua DPRD Karanganyar itu meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan.

Imbau Masyarakat.... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler