Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Serayu, Identitasnya?
Anggara Jiwandhana
Kamis, 7 Agustus 2025 09:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Banyumas – Warga di perbatasan Desa Sokawera dan Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, dihebohkan dengan penemuan jasad pria tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Serayu.
Penemuan jasad pria ini pertama kali dilaporkan oleh seorang pemancing sekitar pukul 12.00 WIB pada Rabu (6/8/2025).
Saat ditemukan, kondisi jasad pria tersebut sudah membengkak dan menimbulkan bau tidak sedap. Proses evakuasi sempat mengganggu arus lalu lintas karena lokasi penemuan berada di tepi jalan nasional dan menarik perhatian banyak pengendara yang penasaran.
Dilansir dari detikjateng, warga menduga jasad tersebut adalah salah satu pekerja proyek penguatan tebing Sungai Klawing di Kabupaten Purbalingga yang sempat hilang tersapu banjir bandang. Namun, setelah dilakukan identifikasi, dugaan tersebut tidak terbukti.
”Setelah kami cek dan sinkronkan identitasnya, ini bukan korban pekerja proyek Purbalingga,” terang Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan.
Menurut Rithas, hasil identifikasi dari tim Inafis menunjukkan jika jasad tersebut adalah warga Jakarta. Pihak kepolisian saat ini sedang berupaya menghubungi keluarga korban.
”Identitasnya sesuai alat Inafis kita itu orang Jakarta. Kami sedang menghubungi keluarganya untuk konfirmasi,” tambahnya.
Tak ada luka...
- 1
- 2



