Kawasan Industri Tanjung Mas Banjir, Penyebabnya Diketahui
Anggara Jiwandhana
Jumat, 9 Januari 2026 13:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Aktivitas di kawasan industri Jalan Coaster, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, lumpuh akibat terjangan banjir pada Jumat (9/1/2026).
Meluapnya air ini dipicu oleh jebolnya tembok kolam retensi milik Pelindo sepanjang kurang lebih 30 meter.
Dilansir detikcom, genangan air dengan ketinggian bervariasi antara lutut hingga perut orang dewasa masih menutup akses jalan utama. Kondisi ini memaksa para pekerja pabrik harus bersusah payah menerjang banjir untuk mencapai lokasi kerja.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P. Martanto, meluruskan kabar yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan kerusakan bukan terjadi pada tanggul laut, melainkan pada infrastruktur kolam retensi.
”Informasi yang masuk, yang jebol bukan tanggul laut, melainkan tembok kolam retensi Pelindo di kompleks Pelabuhan Tanjung Emas. Panjang jebolnya sekitar 30 meter,” jelas Endro saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).
Saat ini, pihak pengelola kawasan industri Lamicitra telah mengoperasikan mesin pompa untuk membuang air kembali ke laut. Meskipun ketinggian air mulai menunjukkan tren penurunan ke angka 50 cm, BPBD tetap menyiagakan personel di lokasi.
Bantu perahu karet...
- 1
- 2



