Motif Perampokan Maut Boyolali Terungkap: Kecanduan Judol, Hingga...
Anggara Jiwandhana
Jumat, 6 Februari 2026 13:41:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Boyolali – Kasus perampokan maut di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, akhirnya terungkap. Tersangka perampokan berinisial A (30) mengaku jika ia nekat melakukan aksi keji tersebut karena terdesak utang akibat kecanduan judi online jenis slot.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra menjelaskan tersangka sebelumnya telah menggadaikan motor istrinya sebesar Rp 4 juta untuk menutupi kekalahannya bermain judi.
Namun, uang dari menggadai motor tersebut belum cukup dan akhirnya terjadilah peristiwa berdarah ini pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Tersangka mendatangi rumah korban, Daryanti (34) dengan dalih ingin melunasi utang. Namun, itu hanyalah taktik untuk mencuri sepeda motor milik korban guna menebus motor istrinya yang digadai.
Di sana, ia menganiaya Daryanti hingga terluka parah. Korban sempat berpura-pura meninggal untuk menghentikan serangan pelaku. Namun, nasib nahas menimpa anak korban, AO (6), yang saat itu memergoki aksi tersangka.
”Tersangka mencekik dan membenamkan kepala anak tersebut ke dalam ember berisi air di kamar mandi. Untuk memastikan korban meninggal, pelaku juga menusukkan gunting ke tangan korban," jelas AKBP Indra dilansir detikcom,Jumat (6/2/2026)
Lari ke Kudus...
- 1
- 2



