Tanggul Sungai Cabean Jebol, Desa Tlogoweru Demak Banjir
Anggara Jiwandhana
Senin, 16 Februari 2026 11:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Demak – Tanggul Sungai Cabean di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, jebol sepanjang 20 meter pada Senin (16/2/2026) dini hari.
Insiden ini mengakibatkan Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, terendam banjir dengan ketinggian mencapai 70 sentimeter di sejumlah titik permukiman dan jalan desa.
Dilansir dari detikjateng, genangan air di sejumlah ruas jalan desa mencapai ketinggian sekitar 70 cm atau setinggi lutut orang dewasa.
Kabagops Polres Demak, Kompol Wasito menjelaskan, tanggul Sungai Cabean jebol sekitar pukul 03.00 WIB dengan lebar jebolan mencapai 20 meter. Musibah ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Demak dan Ungaran, Kabupaten Semarang, sejak malam sebelumnya.
Air kiriman dari wilayah Ungaran mengalir deras menuju Sungai Cabean, menyebabkan debit air melampaui kapasitas tanggul.
”Aliran air dari tanggul yang jebol ini pertama masuk ke persawahan Karangawen, lalu ke persawahan Tlogoweru, hingga akhirnya merendam permukiman warga,” ujar Kompol Wasito di Posko Kantor Desa Tlogoweru.
Banjir kemudian mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 03.30 WIB. Jumiati (46), warga RT 1 RW 2 Desa Tlogoweru, menuturkan air di dalam rumahnya kini sudah berada di atas mata kaki.
Posko darurat...
- 1
- 2



