Ikuti Google Maps, Pemotor Asal Banyumas Tetiba Masuk Tol
Anggara Jiwandhana
Jumat, 24 Juli 2026 16:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Banyumas – Diduga akibat salah memilih pengaturan navigasi aplikasi peta digital (Google Maps), seorang pemuda asal Sokaraja, Kabupaten Banyumas, bernama Lukman Trianto (23) nekat menerobos dan melintas di jalur Tol Semarang-Solo menggunakan sepeda motor matik Honda Beat.
Kejadian memilukan sekaligus menggelitik tersebut berujung penilangan oleh petugas Kepolisian Jalan Raya (PJR) Polda Jateng pada Kamis (23/7/2026) pagi.
Video pengakuan salah jalur dan permohonan maaf pemuda tersebut diunggah di akun Instagram resmi Satlantas Polres Semarang pada Jumat (24/7/2026).
”Niatnya saya mau berangkat kerja dari Banyumas. Terus saya salah jalur (masuk tol), saya ditilang. Mohon maaf dan ke depannya tidak akan mengulangi lagi,” aku Lukman dalam video tersebut.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Raymond Daniel Titaheluw, menjelaskan kronologi insiden tersebut. Keberadaan sepeda motor Lukman awal mula terdeteksi oleh petugas keamanan Gerbang Tol (GT) Bawen sekitar pukul 08.13 WIB.
Saat itu, Lukman memacu sepeda motornya dalam kecepatan tinggi menuju arah Ungaran.
Sudah dicegah...
”Sudah dilakukan upaya pencegahan oleh petugas sekuriti di GT Bawen, namun pengemudi tidak menghiraukan dan tetap lanjut jalan,” jelas Raymond saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).
Mendapatkan laporan darurat, petugas Traffic Information Center (TIC) bersama tim PJR Polda Jateng bergerak cepat melakukan pengejaran. Hanya berselang lima menit sejak menerobos GT Bawen, aksi nekat Lukman berhasil dihentikan petugas di KM 440B Tol Semarang-Solo pukul 08.18 WIB.
Guna menghindari bahaya lalu lintas di dalam tol, Lukman beserta sepeda motor Beat miliknya langsung diangkut menggunakan mobil pikap operasional tol menuju GT Ungaran.
”Hasil penelusuran, pengemudi masuk jalur tol karena murni mengikuti arahan Google Maps yang pengaturannya masih dalam mode mobil roda empat,” ujar Raymond.
Atas pelanggaran tersebut, kepolisian menjatuhkan sanksi tilang tegas kepada pengendaranya.



