Sederet Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Perkuat Kesejahteraan Buruh Jateng
Anggara Jiwandhana
Senin, 27 Juli 2026 15:27:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terus mengupayakan kesejahteraan buruh di Jateng. Beragam program dan kebijakan digulirkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam memperkuat kesejahteraan buruh di wilayahnya.
Mulai dari pencegahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), peningkatan upah, hingga pemenuhan kesejahteraan nonupah.
Hal itu mencuat saat Ahmad Luthfi menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, di kantornya, Senin (27/7/2026.)
Sejumlah kebijakan untuk kesejahteraan buruh di Jateng itu di antaranya membentuk Satgas PHK. Satgas ini bekerja secara preventif ketika ada perusahaan mulai menunjukkan tanda-tanda bermasalah.
Satgas tersebut bertugas memastikan hak pekerja tetap terpenuhi apabila PHK tidak dapat dihindari: meliputi pesangon, jaminan hari tua, jaminan kehilangan pekerjaan, uang lembur, serta penggantian cuti.
Pada aspek kesejahteraan nonupah, Ahmad Luthfi menurunkan tarif Trans Jateng bagi buruh dari Rp 2.000 menjadi Rp 1.000 sekali perjalanan. Pemprov Jateng juga mendorong penyediaan daycare gratis dan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di kawasan industri.
Koperasi buruh...
Baca Juga



