Sekaten Keraton Solo Digelar di Dua Tempat Berbeda Imbas Dualisme
Anggara Jiwandhana
Senin, 27 Juli 2026 15:23:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Solo – Dualisme kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berbuntut pada penyelenggaraan Pasar Malam Sekaten secara terpisah oleh dua kubu yang berbeda.
Kubu Paku Buwono (PB) XIV Purbaya menggelar Sekaten di Alun-alun Selatan, sementara kubu PB XIV Mangkubumi bersama Lembaga Dewan Adat (LDA) menggelar acara serupa di Alun-alun Utara.
Sekaten di Alun-alun Selatan yang difasilitasi kubu PB XIV Purbaya sudah beroperasi sejak Sabtu (25/7/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga awal September mendatang.
Berbagai wahana hiburan seperti bianglala, komedi putar, kora-kora, hingga tong setan sudah tampak dipadati pengunjung pada malam hari.
Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, menyayangkan LDA yang menggelar Sekaten di Alun-alun Utara.
Ia mempertanyakan konsistensi LDA yang pada tahun lalu melarang penggunaan Alun-alun Utara dengan alasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), namun kini justru menggunakannya.
Alasan...
Baca Juga



