Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Purworejo – Seekor hiu tutul dengan panjang mencapai 5 meter dan berat sekitar 500 kilogram, ditemukan terdampar di Pantai Pagak, Desa Pagak, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (7/9/2023) malam. Sayangnya, hiu tersebut dalam keadaan sekarat dan akhirnya mati.

Hiu terdampar ini pertama kali ditemukan oleh Kades Pagak, Supanut, bersama dengan sekelompok nelayan.

Menurut Supanut, mereka menemukan hiu ini saat sedang menjaring ikan di laut. Ketika ditemukan, hiu tersebut sudah sangat lemah, dan akhirnya mati.

”Saya bersama teman-teman nelayan lain menemukannya ketika sedang menjaring ikan di laut. Tiba-tiba kami melihat hiu itu terlihat sangat lemah dan tidak berdaya, kemudian hiu itu bergerak menjauh. Kami mencoba mendorongnya kembali ke laut, tetapi sayangnya hiu tersebut sudah dalam kondisi sangat lemah dan akhirnya mati tanpa sebab yang jelas," jelasnya mengutip Detikjateng.com, Jumat (8/9/2023).

Supanut menegaskan bahwa saat menemukan hiu tersebut, tidak ada tanda-tanda luka pada tubuhnya, sehingga penyebab kematian hiu tersebut masih menjadi misteri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Hariyono mengungkapkan, rencananya bangkai hiu tersebut akan dikuburkan di sekitar pantai. Untuk membantu dalam proses penguburan, alat berat telah dikerahkan ke lokasi.

”Tadi malam kami telah merencanakan penguburan, dan pagi ini kami akan melakukan evakuasi dengan menggunakan alat berat. Penggunaan alat berat diperlukan karena proses penguburan hiu tersebut akan membutuhkan waktu dan usaha yang signifikan,” jelas Hariyono.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler