Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut 9 Sasarannya
Cholis Anwar
Senin, 8 Juni 2026 05:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) resmi menggelar Operasi Patuh Candi 2026 secara serentak di seluruh wilayah kabupaten/kota selama 14 hari berturut-turut, terhitung mulai Senin (8/6/2026) hingga 21 Juni 2026.
Agenda berskala besar ini diarahkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas beserta fatalitas korban di jalan raya.
Selain itu, operasi ini bertujuan mewujudkan iklim keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman serta nyaman bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, korps korps sabuk putih ini akan bergerak bersama berbagai instansi pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.
Petugas di lapangan mengedepankan langkah edukatif, persuasif, dan humanis, yang disokong oleh sistem penegakan hukum secara elektronik maupun konvensional.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengatakan, Operasi Patuh Candi 2026 tidak semata-mata berfokus pada aspek penindakan hukum atau pemberian sanksi.
Lebih dari itu, operasi ini menjadi instrumen untuk memicu tumbuhnya kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dalam berkendara.
”Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Karena itu kegiatan preemtif, preventif dan edukatif tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaannya,” ujar Pratama Adhyasastra.
Formulasi pelaksanaan...
- 1
- 2



