Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, SemarangSekolah-sekolah di Jateng bakal menjadi pelopor pelaksanaan pendidikan koperasi. Penerapannya tak hanya pada satu jenjang saja, namun mulai dari SD atau sederajat hingga SMA sederajat, bahkan, SLB juga dengan sasaran 6,38 juta siswa.

Itu terungkap dalam Peluncuran Program Insersi Pendidikan Perkoperasian di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Semarang, Jumat (5/6/2026).

Hadir dikesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI Toni Toharudin.

Luthfi menilai, langkah itu pentingagar generasi muda kembali mengenal koperasi sejak bangku sekolah. Sebab, koperasi merupakan amanat konstitusi sekaligus sokoguru ekonomi yang harus dipahami masyarakat.

”Koperasi merupakan amanah Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33. Program ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah terkait Koperasi Merah Putih,” kata Luthfi.

Program pendidikan koperasi ini nantinya mengintegrasikan materi dan nilai-nilai koperasi dalam pembelajaran. Setiap jenjang sekolah memiliki takaran yang berbeda.

Penerapannya 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler