Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Pemprov Jateng terus mengupayakan perbaikan jalan rusak di Jateng guna memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan. Perbaikan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026 ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro menyatakan, dari banyaknya jalan rusak yang diperbaiki, salah satunya Ruas Cepu Randublatung, Kabupaten Blora.

Pekerjaan tersebut dianggarkan Rp5,276 miliar pada 2026 ini. Saat ini, proses perbaikannya sudah memasuki tahapan.

Berdasarkan hitungan awal, anggaran Rp5,276 miliar itu dialokasikan untuk menangani perbaikan jalan rusak berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung.

”Sesuai arahan Pak Gubernur, desain teknis akan dievaluasi agar panjang jalan yang diperbaiki dapat ditambah lagi,” jelas Henggar beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, Jalan Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 km di wilayah Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan sudah ditangani pada 2025 dengan anggaran Rp19,92 miliar.

Di samping menggunakan APBD Provinsi Jateng, Pemprov Jateng juga mengusulkan penanganan perbaikan jalan rusak di Blora melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Daftar Titik Jalan Rusak di Jateng yang Diperbaiki... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler