Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Sebanyak 100 pengurus pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menandatangani komitmen untuk mewujudkan ruang nyaman bagi anak.

Kegiatan ini dilakukan dalam sosialisasi dan pencanangan pondok pesantren ramah anak, di Ruang Dharma Satya Kompleks Kantor Bupati Semarang, Rabu (5/3/2025) siang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KB (DP3AKB) Kabupaten Semarang Dwi Saiful Noor Hidayat menerangkan, pada tahun ini, tercatat 23 kasus kekerasan seksual pada anak.

Lebih dari separuh atau 15 kasus (65,21 persen) terjadi di lingkungan pesantren. Sedangkan sisanya, di rumah dan tempat umum.

”Tujuan sosialisasi untuk menciptakan pesantren yang memenuhi hak anak,” terangnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Ta’yinul Birri Bagus Nugroho menjelaskan, saat ini ada 185 pondok pesantren yang telah berizin. Santri yang menuntut ilmu di sana mencapai 14 ribu lebih.

Selain itu, masih ada yang belum memiliki izin operasional (Ijop). Untuk itu, pihaknya melalui penyuluh di KUA kecamatan terus melakukan sosialisasi, agar pondok pesantren agar memiliki Ijop.

Disampaikan, untuk mendapatkan Ijop, ponpes harus beroperasi minimal dua tahun. Izin operasional Ponpes dikeluarkan langsung oleh Kementerian Agama RI.

Ponpes Ramah Anak... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler