Ratusan Pelari Semarakkan Peluncuran Rupiah Borobudur Playon 2025
Dani Agus
Minggu, 15 Juni 2025 10:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Event Rupiah Borobudur Playon 2025 resmi diluncurkan di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Minggu (15/6/2025).
Acara peluncuran Rupiah Borobudur Playon 2025 dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno dan Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra.
Peluncuran ditandai dengan pelepasan peserta fun run sejauh 5 kilometer yang diikuti ratusan komunitas pelari, pelajar, dan masyarakat umum.
Melalui event Rupiah Borobudur Playon 2025 menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis wisata dan gaya hidup sehat.
Rupiah Borobudur Playon merupakan hasil kolaborasi yang sudah berjalan tiga tahun antara Bank Indonesia dan Pemprov Jateng. Tahun ini, kegiatan puncak akan digelar pada 27 Juli 2025 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.
Event ini dibuka dua kategori, yakni 5K dan 10 K. Pendaftaran dibuka mulai hari ini melalui situs resmi: www.borobudurplayon.com.
Sekda Jateng Sumarno mengatakan, event ini selain untuk memberikan edukasi agar masyarakat cinta dan paham rupiah, juga jadi upaya untuk mempromosikan gaya hidup sehat, dan mendorong wisata berbasis olahraga di Jawa Tengah.
Menurutnya, saat ini Pemprov Jateng sedang memperkuat ekosistem sport tourism berbasis budaya dan ekonomi lokal.
Menciptakan Ruang Promosi Baru...



