Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Perum Bulog Kantor Cabang Semarang akan melanjutkan program penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani. Hal itu dilakukan untuk memastikan harga di tingkat petani tidak jatuh di bawah Rp 6.500 per kilogram.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Semarang Rendy Ardiansyah mengatakan, penyerapan tersebut dilakukan pada masa panen gadu pada September-Desember 2025.

Panen gadu adalah hasil dari tanaman padi yang ditanam dan dipanen pada musim kemarau (musim gadu) yang dimulai sekitar April hingga Agustus.

Ia menjelaskan, tim jemput gabah dan pengadaan gabah beras Kantor Bulog Cabang Semarang antara lain membeli langsung GKP dari petani di Desa Badran, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.

Menurut dia, harga serapan GKP tetap sama dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram. Bulog siap melakukan penyerapan GKP pada musim gadu sampai Desember 2025.

Bulog Cabang Semarang membawahi enam wilayah. Yakni, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Grobogan, Salatiga dan Kota Semarang.

Tujuan serapan GKP petani pada masa panen gadu, kata dia, untuk menjaga dan meningkatkan kesejahteraan petani dengan memberikan kepastian harga HPP dan daya beli yang menjamin pendapatan para petani.

”Sekaligus mencapai dan mempertahankan swasembada pangan nasional serta mengendalikan harga pangan agar stabil di lapangan,” katanya, dilansir dari Antara.

Antisipasi Harga Jatuh... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler