Warga Kendal Ditemukan Meninggal Tergantung dengan Pisau Nancap Dada
Dani Agus
Sabtu, 15 November 2025 09:56:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kendal – Seorang warga di Kecamatan Boja, Kendal, Jawa Tengah ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam rumahnya. Mirisnya, korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan pisau tertancap di dada.
Peristiwa itu diketahui saat salah satu warga mencium bau anyir disekitar rumah korban yang bernama FA (44). Kemudian dia bersama anaknya mencari asal bau anyir tersebut dan menemukan ada darah di selokan rumah korban.
”Awalnya saya dan anak saya mencium bau anyir disekitar rumah, lalu saya cari asalnya bau anyir tersebut. Ternyata bau anyir dari selokan rumah korban dan di situ juga ada darah,” kata warga sekitar, Hadi, dilansir dari DetikJateng, Jumat (14/11/2025) malam.
Kemudian, Hadi mencoba mendatangi rumah korban dan mengetuk pintu rumahnya namun tidak ada jawaban dari korban. Karena merasa curiga, Hadi menghubungi petugas keamanan perumahan, perangkat desa, kecamatan hingga polsek Boja.
Lalu warga bersama perangkat desa dan anggota polsek Boja berusaha mendobrak pintu rumah korban yang terkunci. Setelah berhasil masuk ke rumah korban, warga mencium bau busuk dan anyir dari dalam rumah korban dan mencari keberadaan korban.
Akhirnya warga menemukan korban berada di dalam kamar mandi dalam kondisi sudah meninggal dalam posisi tergantung dan ada pisau menancap di dadanya.
Hadi menambahkan korban hidup sendiri di rumahnya sedangkan istrinya sudah dua bulan tidak terlihat. Dia menyebut warga terakhir kali melihat korban pada Senin lalu. Saat itu korban memesan makanan melalui aplikasi ojek online.
”Warga juga ada yang melihat kalau korban beli makanan pada hari Senin (10/11/2025) malam,” katanya.
Olah TKP...
- 1
- 2



