Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Magelang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Selasa (9/6/2026).
Dalam kegiatan in, Bawaslu Magelang menggandeng generasi muda potensial dari unsur Gerakan Pramuka Saka Adhyasta Pemilu guna mencetak kader pengawas yang militan, berkarakter, serta siap aktif mengawal integritas pesta demokrasi di masa depan.
Kegiatan yang dilangsungkan di Ruang Bina Karya, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang ini mengangkat tema utama ”Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu dan Pemilihan 2029 yang Bermartabat”.
Tujuan utama dari P2P ini adalah mewujudkan kemandirian lembaga pengawas Pemilu dalam melakukan pengawasan partisipatif, meningkatkan keterampilan teknis anggota Gerakan Pramuka dalam mengawasi tahapan Pemilu, serta menguatkan pembinaan karakter dan wawasan kepemiluan.
”Kami ingin membentuk kapasitas SDM pengawas partisipatif yang militan dan siap bertugas menjaga integritas Pemilu,” ujar Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang Bambang Agus Setiyawan.
Pelatihan intensif ini diikuti 40 siswa-siswi berprestasi delegasi resmi dari empat pangkalan SMA di Kabupaten Magelang. Yaitu dari SMA Negeri 1 Kota Mungkid, SMA Negeri 1 Ngablak, SMA Negeri 1 Muntilan, dan SMA Negeri 1 Ngluwar.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Saleh menekankan, P2P merupakan transformasi sekaligus keberlanjutan dari program Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diinisiasi sejak pandemi Covid-19.
Hingga kini, program tersebut telah melahirkan ratusan alumni di Magelang yang aktif bergerak dalam wadah Simpul Pengawasan melalui kegiatan edukatif publik seperti diskusi berkala dan produksi konten podcast.
Kalangan Generasi Muda...
Baca Juga



