Petruk Semar Bantu Pasarkan Hasil Petani Kota Semarang
Zulkifli Fahmi
Senin, 18 November 2024 22:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Pemerintah Kota Semarang memiliki program inovasi guna membantu memasarkan produk hasil pertanian di wilayahnya. Program itu bernama Petruk Semar yang merupakan kependekan dari Petani Truk Semarang Punya.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Petruk Semar merupakan inovasi di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
’’Petruk Semar ini adalah mobil yang akan digunakan untuk penjualan hasil-hasil pertanian dari Kota Semarang, baik dari kebun dinas maupun para petani,’’ kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, seperti dikutip dari Antara.
Adanya Petruk Semar diharapkan dapat memutus rantai distribusi dan langsung menghubungkan kelompok tani dengan pasar.
Ke depannya, penyediakan anggaran untuk Petruk Semar akan dilakukan. Dengan begitu, diharapkan dapat beroperasi di setiap kecamatan agar lebih efektif.
’’Tadi saya sudah minta, kalau anggarannya ada di 2025, kami siapkan untuk seluruh kecamatan. Ini untuk mendukung ’urban farming’ dan kelompok tani agar bisa langsung memasok kebutuhan masyarakat,’’ katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Shoti’ah, menjelaskan Petruk Semar nantinya tidak hanya memasarkan hasil kebun dinas, tetapi juga memfasilitasi petani dalam memasarkan produknya.
’’Kami harapkan Petruk Semar bisa menjadi solusi saat panen raya, di mana sering terjadi kendala pemasaran. Mobil ini akan berkeliling ke berbagai lokasi untuk menjangkau lebih banyak konsumen,’’ katanya.
Mudahkan Penjualan Produk
- 1
- 2



