KAI Daop 4: Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Sektor Keselamatan
Zulkifli Fahmi
Kamis, 13 Februari 2025 17:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (PT KAI Daop) 4 Semarang memastikan efisiensi anggaran tak pengaruhi sektor keselamatan.
Kepastian itu disampaikan Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, Kamis (13/2/2025). Frans, sapaan akrab Franoto Wibowo mengatakan anggaran operasional Penjaga Jalan Lintasan (PJL) tetap sebagaimana mestinya.
”Enggak ada (yang terdampak efisiensi anggaran). Kalau untuk keselamatan sesuai dengan semestinya. (Termasuk) Operasional PJL masih tetap berjalan semestinya,” tegasnya.
Pernyataan itu menanggapi adanya video operasional PJL yang ditinggalkan petugasnya. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Video yang menggambarkan kosongnya pos penjagaan palang pintu perlintasan kereta api itu salah satunya diunggah akun Instagram folkshitt.
Sejumlah palang pintu perlintasan kereta api di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sempat kosong tanpa penjagaan setelah petugas honorer yang berjaga diberhentikan.
Salah satunya di Dusun Gayang, Desa Rambugundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Pos penjagaan itu sendiri di bawah Dinas Perhubungan setempat.
Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengendara yang melintas di perlintasan kereta api tersebut.
Terdampak Penghapusan Honorer...
- 1
- 2



