Ijazah Wong Solo Ditahan, Respati Beri Respons Menohok ke Perusahaan
Zulkifli Fahmi
Senin, 12 Mei 2025 15:08:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Solo – Sejumlah warga Solo mengeluhkan adanya penahanan ijazah di Perusahaan tempat mereka bekerja melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (Ulas).
Salah satunya diadukan Friska Maytara. Ia mengeluhkan ijazah asli miliknya ditahan di salah satu rumah makan tempatnya bekerja.
Dalam aduan itu, ia menceritakan mulai bekerja di restoran tersebut sejak 22 April 2025 lalu. Namun, baru berjalan dua pekan, ia tak betah karena lingkungan bekerjanya disebutnya toxic.
”Lalu saya mau menyampaikan baik baik ke head kitchen nya kalau saya mau resign tp di temuin tidak mau dn saya dipersulit, saya hanya ulang ulang di suruh baca surat kontrak kerja nya,” tulisnya seperti dikutip dari Ulas, senin (12/5/2025).
Ia pun mengakui memang sudah menandatangani surat kontrak kerjanya itu. Namun, ia mengatakan dirinya sudah bernegosiasi untuk mengembalikan ijazah.
”Tetapi pihak sana tidak bersedia menanggapi saya, padahal saya bekerja disitu baru sebentar baru 2 minggu, eman ijazah asli saya bagaimana ya Terimakasih banyak,” katanya.
Menanggapi keluhan itu, Wali Kota solo, Respati Ahmad Ardi pun memberikan respons yang menohok pada perusahaan-perusahaan yang nakal itu.
”Ijazah tak jupuki kabeh habis ini ya (tak ambil semua, setelah ini),” katanya dikutip dari Detik.com, Senin (12/5/2025).
Dilarang...



