Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Solo – Media di Jawa Tengah didorong untuk terus beradaptasi dan inovatif dalam menghadapi masa sulit. Terutama di era efisiensi anggaran pemerintah yang juga berdampak pada media.

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengatakan, saat ini sejumlah pelaku media sudah mulai berinovasi. Bahkan, beberapa telah menemukan solusi hingga mampu meningkatkan pendapatannya.

Itu diungkapkannya saat jadi keynote speaker Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ”Bisnis Media di Era Efisiensi” di salah satu restoran Solo, Senin (16/6/2025) lalu.

”Kita harus bisa mencari peluang. Sekarang ini dengan banyaknya media sosial bisa diolah menjadi pendapatan. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan iklan melalui instansi milik pemerintah. Apalagi ada kebijakan untuk efisiensi. Pintar-pintarnya kita mengolah media sosial,” ucap politisi PDIP itu.

Di hadapan puluhan wartawan Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar, Sumanto mengajak media untuk mengeksplor diri dengan konten-konten kreatif.

Mantan Ketua DPRD Karanganyar itu juga menyinggung keberadaan Artificial Intellegence (AI) yang sudah banyak digunakan industri media. Namun, ia khawatir perkembangan AI akan menggantikan banyak pekerjaan manusia.

”Membaca perkembangan AI sudah sebegitu canggihnya. Namun saya yakin secanggih-canggihnya AI tidak bisa menggeser bidang energi dan pangan. Saya pun berharap rekan-rekan wartawan ini bisa meng-upgrade keterampilannya, sehingga tidak akan tertinggal atau terlindas perkembangan zaman,” katanya.

FGD itu sendiri menghadirkan tiga narasumber, yakni Head of Media Strategist Solopos Media Grup Danang Nur Ihsan, Pempred Jawa Pos Radar Solo Kabun Triyanto, dan Production Manager Metta Media Farhan Arif.

Tiga Strategi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler