Banjir Semarang Intai Rel, KAI Daop 4 Terjunkan Tim Pemantau
Zulkifli Fahmi
Selasa, 28 Oktober 2025 15:27:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Banjir Semarang mulai mengintai jalur rel kereta api, terutama di antara Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Alastua. PT KAI Daop 4 Semarang menerjunkan tim pemantau.
Berdasarkan laporan di lapangan, sejak pukul 10.12 WIB genangan air mulai meningkat. Bahkan, hingga pukul 14.00 WIB ketinggian banjir di jalur hulu mencapai 8,5 cm dan 12 cm di jalur hilir di atas kepala rel.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan, titik tersebt memang termasuk daerah rawan terendam banjir saat hujan mengguyur dengan intensitas tinggi atau rob di Kota Semarang.
Kondisi itu pun menjadi perhatiannya guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan. PT KAI Daop 4 Semarang pun mengerahkan petugas untuk memantau secara intensif.
”Mereka bertugas memantau kondisi ketinggian air, stabilitas jalur, serta kondisi sistem drainase di sekitar rel,” kata Franoto.
Laporan tim pemantauan menjadi dasar bagi KAI Daop 4 dalam menentukan kecepatan operasi kereta api yang melintas di jalur tersebut serta penanganan-penanganan yang akan dilakukan.
Selain itu, pihaknya juga mengoperasikan sarana lokomotif Diesel Hidrolik BB 304. Lokomotif tersebut memiliki konstruksi mesin dan sistem transmisi yang memungkinkan untuk melintas pada jalur dengan genangan air hingga batas aman tertentu.
Lokomotif itu dioperasikan untuk menggantikan lokomotif kereta api pada umumnya yang menggunakan tenaga penggerak Diesel Elektrik.
Lokomotif Diesel...
- 1
- 2



