Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Cilacap – Polisi mengungkapkan motif dibalik pembunuhan warga negara (WN) Singapura yang mayatnya dicor di Bendung Manganti, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Diketahui, WN Singapura berinisial S (80) itu ditemukan di Sungai Citanduy, Bendung Manganti, Kecamatan Wanarejo, Kabupaten Cilacap.

Dalam pemerisaan polisi, terungkap pembunuhan itu dilakukan karena cemburu. Kapolrestabes Cilacap Kombes Budi Adhy Buono mengatakan, korban diketahui dekat dengan seorang perempuan yang ternyata sudah memiliki kekasih.

”Motifnya cemburu, karena korban ini senang dengan seorang perempuan. Sementara perempuan tersebut sudah memiliki pacar,” kata Budi seperti dikutip dari Detik.com, Sabtu (28/3/2026).

Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan petunjuk di mana otak pembunuhan WN Singapura tersebut adalah A alias E kekasih dari si perempuan yang didekati korban.

Kini, A alias E masuk dalam pengejaran. Ia diketahui berasal dari Sukabumi, Jawa Barat dan telah mengenal dua pelaku H dan K yang sudah ditangkap. Mereka saling kenal karena pernah bekerja bersama beberapa waktu lalu.

”Antara pelaku yang DPO dengan pelaku lainnya ini sudah saling kenal, bahkan sudah lama kenal karena pernah bekerja bersama. A merupakan kekasih Lina yang merasa cemburu dengan korban," ujarnya.

Budi menjelaskan, awal mula korban mengenal perempuan yang ternyata kekasih otak pembunuhan itu yakni saat menjalani pengobatan alternatif di Sukabumi. Korban kemudian mengenal kedua orang tua perempuan tersebut.

Melamar... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler