Hasil Sidang Etik Aipda Robig, Kasus Penembakan Siswa SMK di Semarang
Budi Santoso
Selasa, 10 Desember 2024 09:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam menegaskan harapannya agar sidang ini menghasilkan putusan yang maksimal.
"Semoga hasil sidang ini menjadi keputusan maksimal dan mencerminkan transparansi serta profesionalisme," ujar Anam.
Hadirnya Keluarga Korban
Beberapa anggota keluarga korban turut hadir, termasuk keluarga Gamma dan AD, untuk menyaksikan jalannya sidang. Kehadiran mereka menjadi salah satu langkah untuk memastikan keadilan ditegakkan.
Kasus yang Mengguncang Semarang
Kasus ini telah menarik perhatian luas setelah insiden penembakan siswa SMKN 4 Semarang. Proses hukum terhadap Aipda Robig diharapkan memberikan pesan tegas terkait profesionalisme dan tanggung jawab aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas.
Dengan keputusan PTDH ini, Aipda Robig resmi tidak lagi menjadi bagian dari kepolisian. Sidang etik tersebut menjadi salah satu langkah signifikan dalam menegakkan integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.



