Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pekalongan – Penanganan kasus penembakan di Pekalongan memasuki babak baru dengan pemeriksaan saksi. Polres Pekalongan dikabarkan sudah memeriksa setidaknya 9 orang saksi, dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dalam kasus penembakan Amat Muzakhim (56).

Korban penembakan di Pekalongan, Amat Muzakhim sendiri merupakan suami Anggota DPRD Jateng Nur Fatwah. Peristiwa penembakan ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) malam WIB, yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal.

Kapolres Pekalongan Rachmad C Yusuf, seperti dilansir Antara memberikan keterangannya pada Selasa (17/2/2026) di Pekalongan. Menurut orang nomor satu di Polres Pekalongan ini, proses pemeriksaan 9 orang saksi, termasuk saksi korban sudah dilakukan secara maraton oleh tim penyidiknya.

"Tim penyidik dari Polres Pekalongan dan Ditreskrimum Polda Jateng sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lapangan. Kurang lebih ada 9 orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara maraton dan sudah selesai semua," katanya memberikan pernyataan.

Dalam upaya menguak siapa pelaku penembakan di Pekalongan ini, pihaknya juga telah mengumpulkan informasi melalui sejumlah rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti juga sudah dikumpulkan untuk terus menjangkau kasus penembakan di pekalongan ini.

"Dari hasil sementara, pelaku diduga telah menguasai situasi sebelum melakukan aksinya. Dari beberapa rekaman CCTV yang kami kumpulkan dan hasil analisa, memang pelaku setelah dari lokasi kejadian itu langsung bergerak ke arah utara," katanya.

Dari rekaman CCTV yang berkait dengan kasus penembakan di Pekalongan ini, pihaknya telah mempelajari dan menganalisa kejadiannya. Pihaknya menduga, pelaku penembakan sudah memetakan stuasi dan melakukan analisa di lapangan dengan cukup cermat.

Rekaman CCTV...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler