Ini Dia Pengunjung Pertama Candi Borobudur di 2025, Ada Turis Jepang
Zulkifli Fahmi
Rabu, 1 Januari 2025 11:22:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Mardijono mengatakan, penyambutan Istimewa itu merupakan bentuk dari apresiasi sekaligus mengenalkan budaya Indonesia pada wisatawan mancanegara.
’’Kita mengapresiasi dengan budaya juga, dengan bregodo. Kita antarkan juga dengan dokar yang dihias sehingga memberikan kesan bahwa mengenalkan budaya kawasan Borobudur maupun budaya Indonesia ke wisata mancanegara,’’ imbuhnya.
Pohon bungur dipilih untuk ditanam di kawasan Candi Borobudur. Alasannya, pohon tersebut relevan dengan kawasan Borobudur.
’’Bungur ini sebagai pohon yang akan tahan terhadap situasi kondisi apapun. Sehingga Borobudur ini menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan,’’ tegasnya.
Makoto pun terkesan dengan penyambutannya itu. Ia mengaku baru pertama kali berkunjung ke Candi Borobudur dan juga Candi Prambanan.
’’Iya, pertama kali. Candi Borobudur ini terbaik, termasuk Prambanan. Kemarin kami ke Prambanan. Prambanan itu agama Hindu. Borobudur ini Buddha dan terkenal di Jepang. Saya memang ingin pergi ke Borobudur,’’ yang diiyakan Mutsumi.



