Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Banyumas – Kerugian akibat bencana di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sepanjang Januari 2025 mencapai Rp 2 miliar. Sepanjang bulan itu sendiri, sebanyak 85 bencana terjadi di Banyumas.

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Banyumas Anwar Burhani mengatakan, kerugian tersebut berasal dari kerusakan infrastruktur, pemukiman, sosial, hingga ekonomi.

Sementara, 85 bencana yang terjadi di antaranya, 60 kasus tanah longsor, 14 peristiwa banjir dan 11 peristiwa akibat cuaca ekstrem, di antaranya angin puting beliung.

Di kesempatan itu, Anwar mengimbau masyarakat selalu mewaspadai bencana serupa pada bukan berikutnya.

”Berdasarkan data dari BMKG bencana tanah longsor, banjir dan angin kencang (becana hindrometerologi) yang dipicu oleh iklim dan cuaca terutama curah hujan dan angin,” ujar dia, dikutip dari Serayunews.com, Rabu (5/2/2025).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Budi Nugroho sebelumnya mengungkapkan Banyumas masih berpotensi diguyur hujan hingga awal Maret 2025.

Bahkan, pihaknya telah menetapkan status tanggap darurat banjir, longsor dan cuaca ekstrem. Hal tersebut lantaran adanya fenomena La Nina.

”Tahun lalu curah hujan pada Desember-Maret memang tidak begitu tinggi, hal itu karena fenomena El Nino. Kalau sekarang La Nina, kebalikannya curah hujannya cukup panjang dan seusai BMKG kemungkinan hujan akan terjadi hingga awal bulan Maret 2025,” kata dia.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler