Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Guna memastikan penyebab kematian korban, hari ini pihaknya mendatangkan Biddokes Polda Jateng, untuk melakukan ekshumasi jenazah korban.

”Pagi ini kami melakukan ekshumasi atau tindakan menggali kembali jenazah yang sudah dikubur untuk keperluan investigasi, pembuktian hukum (pidana). Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban yang mencurigakan atau mengungkap fakta,” kata Imam.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan awal, tim medis RSUD Limpung tak menemukan tanda-tanda kekerasan di luar tubuh korban. Saat itu, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

Namun, polisi menilai kematian mbah Legiman (67), tidak wajar. Terlebih, sejumlah barang milik korban, seperti kendaraan motor hilang.

Diketahui, mbah Legiman ditemukan tidak bernyawa di sebuah warung kosong di dukuh Sendangwungu desa Kutosari Gringsing, Batang, Selasa Pagi (16/12/2025).

Kondisi saat ditemukan, korban tengkurap dan tidak ditemukan identitas. Identitas korban terungkap, setelah pihak keluarga mengenali wajah korban. Korban setiap harinya sebagai tukang ojek pangkalan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler