Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pemalang – Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki hilang di Gunung Slamet masih belum ditemukan sejak Jumat (27/12/2025). Upaya pencarian pun masih terus dilakukan hingga kini, Selasa (6/1/2026).

Dalam operasi pencarian itu, Basarnas Semarang, Jawa Tengah kembali mengerahkan anggotanya. Sekitar 70 anggota dan relawan diterunkan untuk mencari pendaki asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah itu.

Staf Basarnas Semarang Handika Hengki mengatakan, mulanya sebanyak 120 orang yang ingin terlibat dapam pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet tersebut.

Namun, setelah dipertimbangkan dengan segala konsekuensinya, akhirnya diputuskan hanya 70 orang yang diterjunkan. Mereka melakukan pencarian dalam empat tim yang tersebar di seumlah titik.

”Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (6/1/2026).

Meski jumlah anggota pencarian dikurangi, Basarnas memastikan para personel atau sukarelawan yang dilibatkan telah memiliki kualifikasi dan spesifikasi.

Selain itu, pihaknya juga mengizinkan orang tua Syafiq Ridhan Ali Razan, Dhani untuk ikut pencarian terhadap anaknya yang kini diduga masih tersesat.

”Kemarin memang enggak jadi mendaki mencari korban karena ditutup. Dengan kondisi cuaca cerah, cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah, sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas,” katanya.

Diduga tersesat di jalur air... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler