Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ia mengungkapkan, timbunan sampah di Jateng saat ini mencapai hampir 6,4 juta ton per tahun. Namun, baru sekitar 30 persen yang terkelola, sementara sisanya belum tertangani maksimal.

Ahmad Luthfi berharap, kesepakatan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini, menjadi salah satu langkah penting dalam peta jalan penanganan sampah di Jawa Tengah.

Langkah konkret dan keseriusan Gubernur Jateng dalam menangani sampah di Jawa Tengah itu mendapatkan apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq.

Ia menyampaikan upaya yang dilakukan itu sejalan dengan langkah pemerintah pusat dalam pengurangan praktik open dumping atau pembuangan sampah di tanah terbuka di daerah.

”Melalui kepemimpinan Bapak Gubernur, harapan kami tahun 2026 akan terjadi lonjakan tingkat pengelolaan sampahnya,” ucapnya.

Menurutnya, langkah itu penting untuk menjawab persoalan sampah di kawasan perkotaan dengan timbulan tinggi. Pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini merupakan langkah fundamental untuk mengakhiri persoalan pengelolaan sampah secara nasional.

Untuk wilayah seperti Semarang Raya, pendekatan berbasis teknologi tinggi dinilai menjadi pilihan yang efektif, karena volume sampah yang besar tidak lagi memadai ditangani dengan pola konvensional.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas waste to energy di Jateng memerlukan waktu sedikitnya tiga tahun.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler