Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Solo – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memastikan kondisi persediaan pangan di Jawa Tengah tetap aman, meski sejumlah wilayah terdampak bencana banjir.

Menurutnya, ketahanan pangan Jateng masih kuat. Sebab, produksi pangan di Jateng tetap surplus, bahkan mampu menopang kebutuhan nasional.

”Kondisi pangan kita surplus, jadi swasembada pangan kita kuat,” ujar Luthfi seusai menghadiri acara di Solo, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan skema perlindungan ketika ada areal sawah yang terdampak bencana. Tujuannya, agar para petani tidak menanggung kerugian sendirian.

”Kalau ada sawah yang terkena bencana, kita cover dengan asuransi Jamkrida, sehingga masyarakat petani kita bisa terangkat,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Jateng, neraca pangan daerah masih relative aman. Per Maret 2026, neraca beras Jawa Tengah tercatat surplus sebesar 702.409 ton.

Selain beras, surplus juga terjadi pada komoditas daging dan telur selama periode Januari–Maret 2026, sehingga kebutuhan masyarakat dinilai masih dapat terpenuhi.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler