Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Banyumas – Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Banyumas (Cabup-Wabup) Sadewo Tri Lastiono-Dwi Asih Lintarti menyatakan siap bila harus menghadapi kotak kosong dalam Pilkada Banyumas 2024.

Pernyataan sama juga disebutkan ketika nantinya harus head to head dengan pasangan calon lain yang mendaftar di masa perpanjangan waktu nanti.

Untuk diketahui, pasangan Sadewo-Lintarti telah didukung 12 partai politik, yakni PDIP, PKB, PKS, PAN, PPP, Gerindra, Golkar, Demokrat, NasDem, Partai Gelora, Partai Perindo, dan Partai Ummat.

Jika dilihat dari persentase kursi di DPRD Kabupaten Banyumas, 100 persen parpol di parlemen mendukung pasangan Sadewo-Lintarti. Hanya dua partai nonparlemen yang tidak ikut gabung, yakni PSI dan PKN.

Sebelumnya, pada konstelasi Pilkada Banyumas ada sejumlah pasangan calon yang bermunculan. Namun, setelah adanya putusan MK yang ditindaklanjuti dengan PKPU Nomor 10 Tahun 2024, justru hanya memunculkan satu.

Oleh karena itu, Sadewo tidak mempermasalahkan jika harus melawan kotak kosong di Pilkada Banyumas 2024.

’’Head to head siap, melawan kotak kosong juga siap. PDIP sebetulnya kalau semakin banyak calonnya, semakin senang, karena punya 17 kursi (di DPRD Kabupaten Banyumas),’’ kata Bendahara DPC PDIP Banyumas itu, seperti dikutip dari Antara.

Sadewo mengatakan, sebelumnya pihaknya mendapatkan dukungan dari PDIP, PKB, PKS, PAN, PPP, Partai Gelora, Partai Perindo, dan Partai Ummat dan membentuk Koalisi Banyumas Bersatu.

Kemudian, pada Rabu 28/8/2024), empat partai bergabung dalam koalisi, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, dan NasDem. Kini hanya PKN dan PSI, dua partai nonparleman yang tidak ikut koalisi.

’’Yang lainnya ikut, tapi mereka enggak bisa memenuhi data, enggak ikut ke KPU karena datanya kurang komplet,’’ katanya didampingi bacawabup Dwi Asih Lintarti.

Ketua DPC PDIP Banyumas Budhi Setiawan mengatakan pihaknya masih membuka pintu pada partai yang belum bergabung untuk mendukung Sadewo-Lintarti.

’’Kalau mau ikut mendukung, ya monggo (silakan), kami siap. Tapi sampai saat ini belum jelas, jadi silakan,’’ kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Banyumas itu menegaskan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler